Kebhinekaaan adalah Indonesia, kelemahan atau kekuatan, kita yang menentukannya

Diberdayakan oleh Blogger.

Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Maret 2017

Perempuan


ISTI (ikatan suami takut istri) adalah guyon terberat bagi seorang laki-laki jantan

Perempuan itu makhluk unik, ketika kita (suami) mengatakan, kita ini adalah ISTI, mereka serta merta akan menolak.

Tapi setiap sendi kehidupan kita diatur, wkwkwkkw.

Kenapa?, ada satu hal kelebihan perempuan yang sulit ditiru oleh laki-laki, fitrah barangkali. Dalam suatu saat mereka bisa memikirkan banyak hal secara serentak. Dalam domain yang jauh berbeda. Dalam suatu saat mereka bisa memikirkan asmara, kantor, anak, penampilan, piring kotor. Dalam serentak!. Tidak mengherankan ketika perempuan naik motor, sein kekanan beloknya kekiri, fitrah juga barangkali.

Laki-laki?, ketika pulang dari kantor pertanyaanya, "makan apa kita hari ini?", dan ketika akan berangkat kantor pertanyaannya "sudah belum?, lama amat sih?", sambil ngerokok.

Karena tidak fokus, makanya yang jadi pemimpin itu laki-laki, noise atau gangguan besar atau kecil, boleh kita sebut dengan nama emosi, bisa dikesampingkan. Membantunya fokus?, gangguan diserahkan pada istri, makanya, tanpa kerjasama, kita bukanlah apa-apa.

Ilustrasi: Suaramerdeka.com

Rumah Tangga


Poin 1 Suami tugasnya bekerja, istri tugasnya mengurus rumah dan anak anak

Poin 2 Kalau suami bekerja istri bekerja, berarti mereka berdua mengurus rumah dan anak anak

Poin 3 Kalau Suami tidak bisa mengurus rumah dan anak anak, kembali ke poin 1

Simpel

Ilustrasi: Weknowyourdreams.com

Sabtu, 11 Maret 2017

Womens Day


Happy womens day buat womens.

No womens no cry, no womens no superman, no womens no vb, no womens no honey, no womens no money.

Jadi... Yes womens lah.

Selamat hari perempuan internasional.

Bekerja atau tidak, itu adalah sebuah opsi, dan opsi tentu saja ada risiko, mengizinkan pasangan untuk bekerja berarti bersedia menerima keuntungan keuangannya, dan bersedia menerima risiko waktu mereka yang tersita.

Mengizinkan perempuan kita bekerja, berarti juga mengizinkan diri kita untuk bisa mengurus rumah dan anak-anak, mudah-mudahan bisa, rajin pangkal pandai kok, walaupun ngomong emang lebih mudah dari pada mengerjakannya.

Lindungi perempuan kita, orang yang paling tahu luar dalamnya kita, bunda anak-anak kita, masa depan kita, yang ada surga dibawah telapak kakinya.

Ilustrasi: Freepik

Lupa


"lupa alid ayah"

"jangan ngomong lupa nak, itu akan membuat kita percaya bahwa kita pelupa"

"...tapii..., mmm, gimana ngomongnya ya yah?"

"bilang saja tidak ingat, itu lebih baik"

"iya ayah, oh ya, dah jadi ayah donlodkan game kemaren?"

"aduh, lupa ayah nak"

"tidak ingat ayah, jangan ngomong lupa, itu akan..."

"iya...iyaaaa... ayah bilang jangan ngomong lupa, kebetulan saja tadi tadi ayah lup... eh.. tidak ingat saja itu"

~konsisten untuk tidak konsisten adalah suatu bentuk konsistensi juga, syalalalala

Gambar: Gifmagazine